Kamis, 06 Juni 2013

Brookfield Ekspansi ke Asia

KOMPAS.com - Perusahaan manajemen aset real estat, Brookfield, akan berekspansi ke Asia. Mereka melihat peluang yang dapat dikembangkan di benua ini jauh lebih besar dibanding tempat lainnya.

Tidak mungkin kami membeli sebuah bangunan. Jauh lebih besar peluangnya jika kami melakukan serangkaian transaksi yang memungkinkan Brookfield untuk mengamankan nilai tetap Assets Under Management (AUM) juga platform perusahaan.

-- Niel Thassim

Raksasa asal Kanada ini memiliki total aktiva senilai 180 miliar dollar AS atau Rp 1.760 triliun. Sejumlah 103 miliar dollar AS (Rp 1.006 triliun) di antaranya merupakan real estat. Mereka selama ini telah membentuk hegemoni di Australia.

Brookfield mengembangkan kemampuannya di Australia dengan cepat melalui akuisisi. Awalnya, mereka membeli Babcock & Brown Infrastructure yang merupakan perusahaan pembiayaan properti yang terdaftar di bursa dengan utang menumpuk. Kemudian mereka juga mengambil alih Multiplex, pengembang besar Negeri Kanguru. Selanjutnya melakukan transaksi besar dengan membeli Thakral Holdings. 

Menurut Kepala Perwakilan Brookfield di Asia, Niel Thassim, dalam tiga kali transaksi, Brookfield secara efektif dapat membangun "kerajaan" bisnis senilai 20 miliar dollar AS (Rp 195,5 triliun). Akuisisi merupakan salah satu kemampuan mereka merintis Asia.

"Tidak mungkin kami membeli sebuah bangunan di sini atau di sana. Jauh lebih besar peluangnya jika kami melakukan serangkaian transaksi yang memungkinkan Brookfield untuk mengamankan nilai tetap Assets Under Management (AUM) juga mengamankan platform perusahaan," jelas Thassim.

Portofolio properti Brookfield dalam penghitungan Rosenberg Real Estate Equity Fund (RREEF) senilai 50 miliar dollar AS (Rp 488,8 triliun). Kendati jumlah kelolaan aset begitu besar, namun mereka saat ini tidak memiliki tanah di luar Australia. Mereka justru memegang portofolio sebanyak 345 kantor dan properti ritel, dengan total 300 juta kaki persegi, terutama di Amerika Utara dan Selatan.

Brookfield memandang sumber potensial utama Asia adalah China, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Hong Kong dan Malaysia. Taiwan, merupakan target baru. Pendek kata, Asia perlu menjadi bagian baik sebagai sumber modal dan tujuan untuk berinvestasi.


http://properti.kompas.com/read/xml/2013/06/06/13395752/Brookfield.Ekspansi.ke.Asia

1 komentar:

pak gendoet mengatakan...

Jual aneka barang ONLINE.

bisa di pilih mana yang pingin di order.


h
ttp://bantalsilikon01.blogspot.com
http://kopiluwakliar01.blogspot.com
http://marinirseo.blogspot.com.com/
http://bumbupecel1.blogspot.com/


http://bantalsilikon01.blogspot.com

http://kopiluwakliar01.blogspot.com
http://marinirseo.blogspot.com.com
http://bumbupecel1.blogspot.com
CP : 085-635-945-40

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

© Forum Indah Web Id Powered by Blogger