Senin, 15 Juli 2013

Papua Barat Targetkan 3.000 Rumah Terbangun


MANOKWARI, KOMPAS.com —
DPD REI Papua Barat menargetkan dapat membangun rumah subsidi sebanyak 3.000 unit selama 2013 ini. Target tersebut ditetapkan menyusul partisipasi aktif para pengembang anggota asosiasi, serta respons masyarakat Papua Barat.

Ketua DPD REI Papua Barat Andi Ridwan Muin mengatakan, pihaknya yakin target tersebut dapat terpenuhi. Pasar Papua Barat memiliki potensi dalam menyerap pasokan rumah subsidi. Kendati harga jualnya dipatok senilai Rp 145 juta per unit, ia yakin rumah-rumah itu dapat terserap maksimal.

"Kami memang baru memulai, usia asosiasi pun baru berjalan delapan bulan. Namun, kami yakin target ini dapat terpenuhi. Pasar rumah subsidi, yang sebagian besar merupakan PNS Papua Barat, sangat meminati bantuan pembiayaan perumahan (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan atau FLPP). FLPP ini memicu gairah pembangunan rumah subsidi. Pra-komitmen pun sudah mencapai ratusan," papar Andi Ridwan kepada Kompas.com, Selasa (16/7/2013).

Sejauh ini, lanjut Andi Ridwan, ada tujuh pengembang dari total 30 anggota DPD REI Papua Barat yang berpartisipasi memenuhi target pembangunan rumah bersubsidi. Selebihnya, mereka membangun rumah komersial dengan harga terjangkau senilai Rp 250 juta untuk ukuran 36 meter persegi dan Rp 1,3 miliar untuk ukuran 300 meter persegi.

Sebagai informasi, Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menargetkan penyaluran bantuan pembiayaan perumahan melalui kebijakan FLPP untuk pembangunan 133.000 rumah sejahtera tapak dan rumah sejahtera susun.  Untuk mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut, Kemenpera telah mengalokasikan dana sekitar Rp 4,7 triliun.


http://properti.kompas.com/read/xml/2013/07/16/1250583/Papua.Barat.Targetkan.3.000.Rumah.Terbangun

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

© Forum Indah Web Id Powered by Blogger