Selasa, 20 Agustus 2013

Agar "Tangisan Bombay" Tak Terjadi Lagi, Bazaar Bhendi Ditata Kembali

MUMBAI, KOMPAS.com - Pembenahan kawasan kumuh padat penduduk tampaknya menjadi masalah akut perkotaan yang terjadi di kota-kota negara berkembang. Masalah menjadi pelik bila solusi hanya terbatas pada relokasi penduduk namun, justru mencerabut kehidupan mereka  dari akarnya.

Jakarta memiliki Tambora sebagai kawasan kumuh dengan penduduk terpadat di Asia Tenggara. Sementara Mumbai yang dulu dikenal dengan sebutan Bombay, India, punya Bazaar Bhendi. Wilayah ini sarat dan sesak dengan bangunan bobrok dan berisiko runtuh sewaktu-waktu.

Jelas, pembenahan kawasan kumuh padat penduduk bukan semata tugas pemerintah. Pihak swasta juga diharapkan terlibat di dalamnya. Oleh karena itu, inisiatif filantropi yang bertujuan mengurangi masalah perkotaan ini patut mendapat apresiasi.

Adalah Saifee Burhani Upliftment Trust yang menggagas pengembangan kembali Bazaar Bhendi. Memang, proyek pembangunan ini berskala besar untuk tidak dikatakan ambisius, membutuhkan dana setidaknya 472,8 juta dollar AS atau setara Rp 5,024 triliun.


http://properti.kompas.com/read/xml/2013/08/21/1217177/Agar.Tangisan.Bombay.Tak.Terjadi.Lagi.Bazaar.Bhendi.Ditata.Kembali

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

© Forum Indah Web Id Powered by Blogger