Kamis, 22 Agustus 2013

APLN Kucurkan Dana Rp 7 Triliun di Medan, Balikpapan dan Batam

JAKARTA, KOMPAS.com -  PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) bersiap mengepakkan sayap bisnisnya ke luar Pulau Jawa. Pengembang kakap dengan kapitalisasi pasar senilai Rp 6,047 triliun ini akan membangun proyek perumahan dan superblok di Batam (Kepulauan Riau), Medan (Sumatera Utara) dan Balikpapan (Kalimantan Timur).

Guna merealisasikan ketiga proyek tersebut, APLN mengalokasikan dana sejumlah Rp 7 triliun. Masing-masing mendapat porsi Rp 4 triliun-Rp 4,5 triliun untuk proyek superblok Podomoro City @ Medan, Rp 1 triliun-Rp1,5 triliun untuk superblok Balikpapan, dan Rp 1 triliun untuk Orchard Park Batam.

Vice President Corporate Marketing APLN Indra Widjaja Antono memastikan ekspansi bisnis ke luar Pulau Jawa merupakan langkah strategis. Hal ini mempertimbangkan potensi ketiga kawasan tersebut yang tak kalah dibanding kota-kota besar lainnya di Pulau Jawa.

"Pasar properti di kota kedua (second-tier) cukup besar dengan ceruk dan segmen yang luas. Di Balikpapan, contohnya, banyak bermukim ekspatriat yang bekerja di perusahaan tambang. Sementara di Medan dan Batam, konsentrasi pebisnis dan pengusaha yang justru berinvestasi di Singapura. Selain itu, secara umum, daya beli konsumen di kota-kota tersebut melonjak signifikan akibat pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan tren positif," papar Indra kepada Kompas.com, di Jakarta, Kamis (22/8/2013).

APLN akan memulai pembangunan Orchard Park Batam setelah merampungkan berbagai proyek di Jakarta seperti Metropark Residence, dan Ebay Walk Pluit. Saat ini mereka tengah melakukan konsolidasi penyelesaian tahap akhir.

Orchard Park Batam merupakan proyek perumahan yang menempati area seluas 42 hektar. Di dalamnya mencakup hunian tapak sebanyak 2.200 unit, dan satu menara apartemen sekitar 140 unit serta lifestyle entertainment center. Rencananya, Orchard Park Batam akan dirilis menjelang akhir 2013.

Sementara superblok di Balikpapan, APLN akan melansir tower ke II Borneo Bay Residence pada Oktober 2013. Di sini, mereka membangun dua menara apartemen sejumlah 1.110 unit, pusat belanja dan hotel.

Menurut Indra, saat ini pihaknya tengah melakukan pembicaraan intensif dengan peritel Mitra Adi Perkasa guna memboyong Sogo Department Store ke pusat belanja The Plaza Balikpapan dan Accor Group yang akan mengelola hotelnya dengan bendera Pullman.

Sedangkan di proyek Podomoro City @ Medan seluas 5,2 hektar, APLN akan melakukan duplikasi konsep Podomoro City @ Jakarta. "Tidak jauh beda. Ada perkantoran, apartemen, pusat belanja dan hotel. Harga apartemen serentang Rp 900 juta hingga Rp 3 miliar. Diferensiasi mungkin hanya pada operator hotel. Kami mempertimbangkan kelas bintang empat dengan operator Accor Group," imbuh Indra seraya menambahkan konstruksi dimulai kuartal I 2014.

Selain ketiga proyek tersebut, APLN juga tengah mematangkan lahan di kawasan Seminyak, Bali, seluas 4,5 hektar. Di destinasi wisata utama dunia ini, mereka bakal membangun hotel mewah dengan jumlah kamar 210 unit. Jaringan internasional InterContinental akan digandeng dengan bendera Indigo.

"Kami menginvestasikan dana sekitar Rp 800 miliar, termasuk lahan di proyek Seminyak ini," ujar Investor Relation APLN, Wibisono.


http://properti.kompas.com/read/xml/2013/08/22/1949458/APLN.Kucurkan.Dana.Rp.7.Triliun.di.Medan.Balikpapan.dan.Batam

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

© Forum Indah Web Id Powered by Blogger