Selasa, 20 Agustus 2013

Jakarta Paling Seksi di Asia

JAKARTA, KOMPAS.com -  Jakarta paling seksi di Asia. Ibu Kota Indonesia ini masih menjadi pasar incaran untuk investasi properti, ketimbang Shanghai, Kuala Lumpur, Singapura dan bahkan Sydney.

Hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh Grup iProperty mengungkapkan keunggulan komparatif Jakarta, yakni pasar domestik yang luar biasa besar dan pertumbuhan harga lebih tinggi dibanding empat kota lainnya tersebut.

Sementara di satu sisi harga propertinya justru masih terhitung kompetitif alias paling murah jika dibandingkan dengan Shanghai, Kuala Lumpur, Singapura dan Sydney. Harga murah berpotensi tumbuh pesat. Nah, pertumbuhan harga inilah yang diincar oleh para investor, dan Jakarta menawarkan pertumbuhan harga dan keuntungan dengan marjin lebih luas.

Meski pun Jakarta cenderung menutup pintu bagi investor asing karena adanya proteksi pemerintah dan ketiadaan regulasi kepemilikan asing, namun tak menghalangi pertumbuhan investasi properti.

General Manager Rumah123.com, Andy Roberts mengatakan, selain Jakarta, Indonesia punya banyak kawasan incaran. Kawasan-kawasan tersebut adalah Bintaro, BSD, dan Cibubur. Statistiknya masih sama. Namun, Harapan Indah mulai tumbuh sekitar 5 persen sebagai daerah yang paling dicari. Sementara Kemang kian dilupakan karena harga yang terlalu tinggi dan juga macet.

Bila Cibubur, Bintaro dan BSD dibidik oleh kalangan yang tertarik berinvestasi di rumah tapak, berbeda halnya dengan kawasan lainnya. Untuk apartemen, secara khusus, responden tertarik membeli di daerah Jakarta Pusat (30 persen), Jakarta Selatan (30 persen), dan Bogor (17 persen).

Selain Jakarta, pengguna situs Rumah123.com tampaknya juga menunjukkan adanya penambahan lokasi pencarian properti. Daerah Jabodetabek (Greater Jakarta) yang paling dicari oleh responden meliputi Bogor (36 persen), Serpong, Tangerang, dan Bekasi (masing-masing 20 persen), serta Cibubur (18 persen). Untuk lokasi investasi, mereka juga menyasar Bandung (50 persen), Yogyakarta (33 persen), dan Denpasar (28 persen).

"Tiga daerah di luar Jakarta yang sudah disebutkan sebelumnya harganya meningkat cukup tajam. Terutama di Bandung. Peminatnya dari 60.000 orang meningkat sampai 90.000 orang. Hal ini disebabkan karena beberapa hal. Bisa karena properti di Bandung semakin banyak atau mungkin juga karena orang-orang makin banyak yang menggunakan teknologi. Medan dan Balikpapan juga mengalami kenaikan pencarian di kuartal kedua ini," imbuh Andy.


http://properti.kompas.com/read/xml/2013/08/20/2155291/Jakarta.Paling.Seksi.di.Asia

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

© Forum Indah Web Id Powered by Blogger