Jumat, 23 Agustus 2013

Mantan Anggota AL Ini Harus Bayar Perizinan Bangunan Rp 13,8 Miliar

KOMPAS.com - Reade Griffith (48), pria yang pernah bergabung dengan Angkatan Laut Amerika Serikat ini, pada awalnya "hanya" ingin menambahkan kolam renang, spa, dan bioskop pribadi di ruang bawah tanah rumahnya.

Namun, siapa sangka keinginan sederhana tersebut pada akhirnya malah membuat Griffith harus membayar lebih banyak. Dia harus mengeluarkan 825.000 poundsterling (Rp 13,8 miliar) hanya untuk kepentingan perizinan.

Ruang bawah tanah dua lantai yang direncanakan olehnya semula ditaksir membutuhkan biaya hanya 4 juta poundsterling (Rp 67,2 miliar). Biaya sebesar ini mencakup konstruksi lantai bawah tanah seluas 1.130 meter persegi atau hampir sama luasnya dengan 20 unit apartemen dua kamar.

Biaya yang harus dikeluarkan Griffith ternyata memiliki dasar hukum. Menurut Section 106 dalam Town and Country Planning Act, para pengembang harus memberikan kontribusi jika membangun proyek apa pun yang lebih besar dari 800 meter persegi. Sementara luas rumah-rumah di London pada umumnya hanya sekitar 102 meter persegi. Griffith sendiri akan membangun sekitar 10 kali lipat luas tersebut di bawah rumahnya.

Biaya yang harus dibayar kepada Dewan Kensington dan Chelsea termasuk biaya pengawasan 20.625 poundsterling (Rp 346,6 juta), retribusi infrastruktur komunitas pada Greater London Authority sebesar 42.500 poundsterling (Rp 714,3 miliar), dan biaya aplikasi perencanaan 337 poundsterling (Rp 5,6 juta). Besarnya biaya retribusi yang harus diserahkan Griffith, terang saja, membuat rekannya terkejut.

Selain tingginya biaya retribusi, ternyata proyek "gunung es" ini juga mendapat penolakan dari warga sekitar. Pasalnya, kegiatan ekskavasi besar-besaran harus dilakukan agar ruang bawah tanah tersebut dapat dibangun. Artinya, para tetangga akan menerima gangguan hebat dari proses konstruksi. Seorang penduduk setempat, mengungkapkan, "Proyek ini tentunya akan menjadi salah satu proyek 'rumah gunung es' dan sayangnya, rumah kami akan menjadi Titanicnya." 


http://properti.kompas.com/read/xml/2013/08/23/2217438/Mantan.Anggota.AL.Ini.Harus.Bayar.Perizinan.Bangunan.Rp.13.8.Miliar

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

© Forum Indah Web Id Powered by Blogger