Sabtu, 07 September 2013

Ruang Publik Turunkan Tingkat Kriminalitas

KOMPAS.com - Ruang dan fasilitas publik yang dapat diakses dengan mudah dan murah, terbukti dapat mengurangi tindak kriminalitas sebesar 30 persen. Inilah yang terjadi di Santa Cruz. Ruang publik yang dikembangkan di sana berupa pusat kebugaran yang berada di kawasan padat penduduk dan mengakomodasi ekspresi dan aktivitas anak muda.

Selain fasilitas kebugaran, ragam ruang publik lainnya adalah taman. Dalam konteks taman sebagai ruang publik, apa yang terjadi di Santa Cruz ini, seolah mendukung pernyataan Pengamat Perkotaan Yayat Supriatna. Menurutnya, menambah satu ruang publik (taman) sama artinya mencegah satu tindakan kriminalitas. Selain itu, juga mengurangi menjamurnya permukiman kumuh.

Salah satu bukti nyata adalah Taman Cattleya di Jakarta Barat. Sejak taman tersebut didirikan oleh Pemprov DKI Jakarta, jumlah penjambretan dan kejahatan lain di sekitar lokasi taman jauh berkurang. Perhatian khusus terhadap tata kota dan pembangunan taman yang dapat menurunkan tingkat kriminal jauh lebih penting ketimbang menyiapkan kartu Jakarta sehat.

Nah, mengulang kesuksesan serupa di Santa Cruz, para arsitek Urban-Think Tank menciptakan area rekreasi luar ruang vertikal di El Dorado, Caracas, Venezuela. Lokasinya juga berada di kawasan kumuh sarat penduduk miskin. 

Fasilitas luar ruang berupa pusat kebugaran berkonsep vertikal ini rencananya akan rampung dalam waktu tiga bulan. Pusat kebugaran tersebut terdiri atas empat level yang masing-masing diisi penuh dengan berbagai perlengkapan olah raga. Tidak hanya itu, masih ada tiga lantai lagi yang berisi kantor dan ruang untuk melakukan berbagai usaha. Semua ini terangkum dalam gedung seluas 7.000 meter persegi. 

Peran fasilitas ini sangat penting bagi penduduk lokal, selain sebagai ruang publik, juga berfungsi sebagai kompleks olahraga terbesar di Venezuela. Bangunan ini patut untuk dibanggakan, dan diharapkan memberikan efek positif bagi masyarakat atau setidaknya anak muda setempat.

Dengan demikian, bisa dikatakan, karya arsitektur Urban-Think Tank ini menjadi jawaban bagi berbagai tantangan. Antara lain, solusi menghadapi kebutuhan ruang publik di tengah kepadatan penduduk. Bangunan ini tergolong cukup fleksibel untuk beradaptasi dengan kondisi kota eksisting saat ini.

Uniknya, bangunan pusat kebugaran tersebut dibangun di atas bangunan parkir. Kakunya warna beton ekspos di dasar bangunan baru ini dihias dinding tembus pandang yang terbuat dari polikrom dan panel transparan berwarna-warni. Hanya dengan waktu tiga bulan, penduduk setempat bisa memiliki tempat berolah raga yang ideal.


http://properti.kompas.com/read/xml/2013/09/07/1358494/Ruang.Publik.Turunkan.Tingkat.Kriminalitas

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

© Forum Indah Web Id Powered by Blogger