Kamis, 12 September 2013

Sudah Saatnya Berbagi Tempat Tinggal dengan Pasangan Anda?

KOMPAS.com - Bagi pasangan muda, menikah adalah salah satu langkah penting dalam fase kehidupannya. Sayangnya, menikah bukanlah akhir kebahagiaan, namun justeru merupakan awal dari perjuangan seumur hidup untuk saling berbagi dan saling mengenal.

Melalui langkah tersebut, Anda setuju untuk berbagi kehidupan, termasuk berbagi tempat tinggal dengan orang lain. Karena itu, Anda harus saling beradaptasi atas kebiasaan dan selera masing-masing. Jangan menambah berat proses adaptasi tersebut. Maka, sebelum resmi berbagi tempat tinggal, ada beberapa hal sebaiknya perlu Anda lakukan: 

Kondisi finansial

Pertama, pastikan kondisi finansial Anda berdua. Masalah uang adalah masalah sensitif. Namun, Anda harus terbuka untuk menghindari kesulitan dan berbagai kerumitan di masa depan. 

Setelah mengetahui kondisi finansial berupa jumlah tabungan, investasi, dan jumlah pendapatan setiap bulannya, Anda dan pasangan bisa memutuskan beberapa hal dan berbagi tanggung jawab rutin. Mengetahui hal ini juga bisa memudahkan Anda dan pasangan menentukan berbagai pilihan menyangkut properti. Misalnya, apakah Anda akan membeli rumah, menyewa rumah, atau bahkan memutuskan untuk tinggal sementara di rumah orang tua.

Meski bukan pilihan ideal, www.dailymail.co.uk menyebutkan bahwa tinggal bersama orang tua dalam tahun-tahun pertama setelah menikah dapat menyelamatkan pasangan muda dari kebangkrutan. Tentu, dengan asumsi bahwa orangtua tidak mengenakan biaya jika anaknya tinggal dengan mereka.

Satu atau dua tahun tinggal dengan orang tua, menurut analis ekonomi dari media tersebut, mampu memberikan waktu yang cukup untuk menabung. Jika sudah merasa sanggup, sebaiknya Anda dan pasangan segera membeli tempat tinggal, terutama jika kondisi pasar properti tengah menguntungkan dan Anda menemukan hunian yang cocok dengan kebutuhan dan keinginan.
 
Tempat yang cocok

Langkah kedua adalah menemukan tempat yang cocok dengan anggaran Anda. Setelah memiliki cukup uang pun Anda dan pasangan sebaiknya tidak gegabah dalam memilih.

Pastikan Anda mengenal dengan baik perbedaan antara apa yang Anda perlukan dan Anda inginkan. Bagi pasangan sibuk, apartemen berukuran mungil di tengah kota mungkin tidak ada dalam angan-angan. Namun, pilihan ini jauh lebih efektif dan lebih diperlukan oleh pasangan tersebut ketimbang rumah berukuran besar di pinggir kota.
 
Gaya dekorasi

Langkah ketiga adalah menentukan gaya Anda mendekor ruangan. Ada dua cara "aman" dalam mendekor untuk dua orang yang memiliki selera bertolakbelakang. Pertama, berkompromi dengan menyampur dua gaya dekorasi yang berbeda. Kedua, temukan gaya baru yang sama sekali berbeda dengan gaya dekor kegemaran masing-masing. Mulailah justeru dengan hal-hal yang dibenci oleh Anda dan pasangan. Sudah pasti, Anda bisa mencoret hal tersebut dari dekorasi rumah.
 
Ketiga cara ini jauh lebih mudah diucapkan ketimbang dikerjakan. Namun, kunci utamanya adalah komunikasi. Utarakan apa yang Anda suka dan tidak sukaerta hindari keinginan untuk mendominasi. Dengan keterbukaan, proses ini akan jauh lebih menyenangkan.

Selamat berbagi!


http://properti.kompas.com/read/xml/2013/09/13/1150339/Sudah.Saatnya.Berbagi.Tempat.Tinggal.dengan.Pasangan.Anda.

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

© Forum Indah Web Id Powered by Blogger