Rabu, 09 Oktober 2013

Proyek Peremajaan Tepi Sungai Thames Rp 18,4 Triliun

LONDON, KOMPAS.com - Akhirnya, raksasa keuangan Carlyle Group mendapat persetujuan untuk membangun proyek hunian dan pembaruan perkantoran di selatan sungai Thames, London, Inggris, Selasa (8/10/2013). Proyek tersebut menelan dana sekitar 1,6 miliar dollar AS atau setara Rp 18,4 triliun.

Komite Perencanaan Strategis Southwark menyetujui proyek seluas 13 hektar tersebut guna menggantikan gedung pusat data Sampson House dan perkantoran Ludgate House.

Konstruksi proyek akan dimulai setelah masa sewa berakhir pada kuartal I 2015 untuk perkantoran Ludgate House dan kuartal II 2018 untuk Sampson House. Proyek ini diharapkan akan selesai pada tahun 2020 dan 2023.

PLP Architects merancang regenerasi proyek ini, mencakup sembilan bangunan baru. Termasuk menara apartemen tertinggi 48 lantai. Sebagai kompensasi, Carlyle memberikan kontribusi senilai 65 juta poundsterling (Rp 1,1 triliun) kepada Komite untuk membuat 260 hunian baru terjangkau di Southwark.

Direktur Carlyle Group, Mark Harris, mengatakan, proyek ini merupakan kesempatan yang bagus untuk membuat sebuah regenerasi kawasan menjadi lebih dinamis. Lengkap dengan hunian, ruang ritel dan fasilitas rekreasi.

"Ini mendatangkan ribuan pekerjaan baru. Sementara pada saat yang bersamaan, memungkinkan kami untuk berkontribusi yang berarti bagi Southwark dengan membangun hunian terjangkau," ujar Harris.

Carlyle akan membangun hunian kompensasi di ujung utara lokasi regenerasi. Sementara peruntukan perkantoran akan dibangun di sisi selatan. Ruang perkantoran yang ditawarkan kepada publik mulai dari 232 meter persegi hingga 1.254 meter persegi.

Tepi selatan Sungai Thames telah berkembang menjadi pusat bisnis baru. Setidaknya terdapat 27 proyek yang sedang dalam konstruksi.


http://properti.kompas.com/read/xml/2013/10/10/0758000/Proyek.Peremajaan.Tepi.Sungai.Thames.Rp.18.4.Triliun

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

© Forum Indah Web Id Powered by Blogger