Jumat, 04 Oktober 2013

Saat Ini, Masih Perlukah Apple Membangun Kantor Induk Megah?

KOMPAS.com - Impian Steve Jobs memiliki kantor futuristik di California, Amerika Serikat, tampaknya akan menjadi nyata. Seperti dilaporkan www.nydailynews.com, Selasa (1/10/2013) lalu, Apple Inc. mengabarkan berita baik atas pengajuan pembangunan kantor pusatnya di Cupertino, California tersebut dan sebuah suara tambahan telah mendukung perusahaan itu memulai konstruksinya.

"Kabar baiknya, EIR (Environmental Impact Report) tampaknya memberikan data yang begitu menyeluruh. Semua dampak didaftarkan, termasuk juga langkah Apple menanggulangi dampak tersebut," ujar Gubernur Kota Cupertino Orrin Mahoney, Senin (31/9/2013).

"Kami menerima begitu banyak surat elektronik mengenai proyek ini dan umumnya berisi tanggapan positif. Ketika saya berbicara kepada para tetangga dan kerabat, mereka mengatakan, Bagaimana bisa mereka belum mulai membangun hingga saat ini," tambahnya.

Kabar baik itu tampaknya tidak hanya milik Apple Inc. Dengan pembangunan kantor pusat Apple tersebut, Cupertino akan menerima pendapatan pajak dalam jumlah besar.

Ya, setidaknya kota tersebut akan mendapatkan 35 juta Dolar AS (sekitar Rp 402,3 miliar) untuk biaya awal dan tambahan 68 juta Dolar AS (sekitar Rp781,6 miliar) dalam bentuk investasi langsung, seperti pembangunan taman, jalan sepeda, dan perumahan. Dengan adanya hal positif tersebut, dewan tata kota setempat menurut kabarnya juga akan "menerbitkan" persetujuan resminya.

Sejauh ini, Apple Inc sudah menempuh satu langkah. Namun, proses pembuatan kantor pusat ambisius tersebut harus menunggu hingga pengambilan suara final 19 November mendatang.

Boleh jadi, berita selanjutnya adalah menunggu kabar baik dari perusahaan berlogo unik tersebut. Sembari menunggu persetujuan dari berbagai pihak, tampaknya perusahaan tersebut harus juga mengecek kondisi internal perusahaannya.

Menurut desainer yang mengembangkan konsep Apple Store bersama mendiang Steve Jobs, Tim Kobe, momentum milik Apple Inc. sudah melambat sejak kematian Steve Jobs. Kehadiran ritel Apple tidak berevolusi secepat yang diharapkan. Jadi, masih perlukah Apple membangun "pesawat induk"-nya?


http://properti.kompas.com/read/xml/2013/10/04/1722087/Saat.Ini.Masih.Perlukah.Apple.Membangun.Kantor.Induk.Megah.

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

© Forum Indah Web Id Powered by Blogger